Plagiat & Karya Sastra

“Kreativitas itu datang dari inspirasi individu, bukan menyontek dari orang lain. Lebih baik punya karya yang jelek  bagus tetapi orisinal daripada jelek bagus tetapi menjiplak punya orang lain.”

Konsep ideal yang muncul di Eropa pada abad ke-18, terutama dg gerakan Romantis, sementara di abad-abad sebelumnya para penulis dan seniman didorong untuk “menyalin master sedekat mungkin” .
Konsep modern ttg plagiarisme kini cenderung dianggap sbg perbuatan yang tidak bermoral dan bertentangan dg semangat orisinalitas.
Mengutip adalah mengambil perkataan atau kalimat dari buku dsb. (dengan mencantumkan sumber kutipannya).
Plagiat adalah pengambilan karangan (pendapat dsb) orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan (pendapat dsb) sendiri, misalnya menerbitkan karya tulis orang lain atas nama dirinya sendiri.

.

.

.

………….. [ … Read More … ] ……………

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Skip to toolbar