Dalam doa-ku …

pada suatu hari nanti
di hamparan sajadah
ragaku terkapar; jiwaku melayang

suaraku kian senyap; menggema
dzikir yang bersitahankan
rasa gejolak yang entah batasnya
namun; aku terfakur dalam kemasyukan
cinta; yang tak’kan pernah selesai
dengan kalimat:
……..Amieen………..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Skip to toolbar