Dalam Diam

Dalam Diam

Dalam Diam

Kulihatmu bersiap menyambut

desir angin yang menyapa

lembut rerumputan

.

Aku terdiam …

.

mungkin hanya senyum

yang sempat aku berikan

.

Aku tahu bukan skedar

cahya pagi yang kaunantikan

Aku tahu bukan sesaat

nuansa yang kauinginkan

.

Tapi, aku kembali hanya diam

.

karna dalam diam

aku dapat berdamai

dengan rerumputan

karna diam, aku pun bercakap

dengan semesta alam

tentang cahya, tentang embun,

dan nuansa-nuansa yang tercipta

dari pantulan jiwa yang mendamba

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Skip to toolbar